TERBARU

Prabowo Apresiasi Dukungan Peru untuk Palestina, Langkah Penting Menuju Perdamaian?

Prabowo Apresiasi Dukungan Peru untuk Palestina, Langkah Penting Menuju Perdamaian?


Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Peru atas sokongan mereka terhadap kemerdekaan Palestina. Ungkapan terima kasih ini disampaikan langsung dalam pertemuan bilateral antara Prabowo dan Presiden Peru, Dina Boluarte, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (11/8/2025). Dukungan dari Peru ini dinilai krusial dan berpotensi menjadi angin segar bagi terwujudnya perdamaian abadi di Timur Tengah.

Apresiasi Prabowo atas Solidaritas Peru untuk Palestina

Usai pertemuan, dalam pernyataan pers bersama, Prabowo menegaskan betapa pentingnya dukungan Peru bagi perjuangan kemerdekaan Palestina. "Mengenai isu global, kami sangat menghargai sikap Peru yang mendukung kemerdekaan Palestina. Kami akan bekerja sama untuk bersama-sama mewujudkan tercapainya solusi dua negara," ujar Prabowo. Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen berkelanjutan Indonesia untuk proaktif dalam mewujudkan perdamaian dunia, terutama terkait isu Palestina.

Anton Aliabbas, Direktur Eksekutif Center for Middle East Studies Indonesia (CMESTI), menilai dukungan Peru ini sangat strategis. “Ini bukan hanya soal dukungan simbolis, tapi juga momentum untuk mendorong negara-negara lain agar mengambil sikap yang sama,” jelasnya.

Kolaborasi untuk Solusi Dua Negara

Prabowo menambahkan bahwa Indonesia siap bahu-membahu dengan Peru dalam mengupayakan solusi dua negara (two-state solution) sebagai fondasi penyelesaian konflik Palestina-Israel. Solusi ini merujuk pada pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, yang hidup berdampingan secara damai dengan Israel.

Pemerintah Indonesia, selama ini, tak pernah surut dalam membela hak-hak rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri. Prabowo menegaskan bahwa stabilitas Timur Tengah adalah kunci bagi keamanan dan perdamaian global. "Kami percaya bahwa hanya dengan menghormati hak-hak dasar rakyat Palestina, kita dapat mencapai perdamaian yang berkelanjutan," imbuhnya.

Diskusi Isu Global Lainnya

Selain isu Palestina, kedua pemimpin negara juga bertukar pikiran mengenai berbagai isu global yang menjadi perhatian bersama. Prabowo menyatakan dukungan penuh Indonesia terhadap kemitraan Peru di tingkat regional dan multilateral. "Saya menyampaikan Indonesia siap mendukung partnership kemitraan antara ASEAN dan Peru. Juga saya sampaikan penghargaan kami terhadap kepemimpinan Peru dalam melaksanakan kepemimpinan APEC pada tahun 2024," kata Prabowo.

Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Indonesia, Dr. Muhammad Iqbal, berpendapat bahwa pertemuan ini mencerminkan peran aktif Indonesia dalam diplomasi global. "Indonesia terus berupaya menjadi jembatan penghubung antara negara-negara di berbagai kawasan," terangnya.

Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Pemberantasan Narkoba

Pertemuan bilateral ini juga menghasilkan sejumlah kesepakatan penting di bidang ekonomi dan pemberantasan narkoba. Indonesia dan Peru menandatangani Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) yang diharapkan dapat meningkatkan volume perdagangan ekspor-impor antara kedua negara.

"CEPA ini akan membuka peluang baru bagi pengusaha Indonesia untuk memperluas pasar ke Amerika Latin, dan sebaliknya," ungkap Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Kedua negara juga sepakat untuk meningkatkan kolaborasi dalam penegakan hukum dan memerangi peredaran narkoba ilegal. "Kami berkomitmen untuk bekerja sama secara erat dalam memberantas kejahatan transnasional ini," tegas Prabowo.

Dukungan Peru untuk Peringatan Hubungan Diplomatik dan HUT RI

Presiden Dina Boluarte, pada kesempatan yang sama, menyampaikan dukungan penuh Peru terhadap peringatan 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Peru, serta perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2025. "Kami menyambut baik peringatan yang akan diadakan di Lima dan Jakarta, untuk merayakan hubungan 50 tahun diplomatik kedua negara, serta peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2025," kata Dina.

Dina juga menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia dan menegaskan komitmen Peru untuk terus mempererat kerja sama dengan Indonesia di berbagai bidang. "Saya menegaskan kembali tekad Peru untuk meningkatkan dan mendedikasikan hubungan kerja sama dengan Indonesia agar bersama di jalur kemajuan dan demi kebaikan kedua bangsa. Saya berterima kasih," imbuhnya.

Kunjungan Presiden Dina Boluarte ke Indonesia, yang didampingi oleh sejumlah menteri kabinetnya, menandai babak baru dalam hubungan bilateral kedua negara. Diharapkan, kerja sama yang semakin erat ini akan membawa manfaat signifikan bagi kedua bangsa. Selain itu, dukungan Peru terhadap kemerdekaan Palestina diharapkan menjadi momentum penting dalam upaya mencapai perdamaian abadi di Timur Tengah. Indonesia akan terus memainkan peran aktif dalam diplomasi global, berupaya menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi dunia.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment