TERBARU

Tragis! Serangan di Yaman Tinggalkan Luka Mendalam dan Korban Jiwa Terus Bertambah

Tragis! Serangan di Yaman Tinggalkan Luka Mendalam dan Korban Jiwa Terus Bertambah


Sanaa, Yaman – Kabar duka kembali datang dari Yaman. Serangan udara yang menghantam Sanaa, ibu kota negara itu, pada Minggu (24/8/2025) waktu setempat, telah merenggut nyawa sedikitnya enam orang dan melukai lebih dari 80 lainnya. Jumlah korban dikhawatirkan terus bertambah.

Rentetan Serangan Udara di Tengah Konflik Berkepanjangan

Serangan ini terjadi di tengah konflik berkepanjangan yang telah lama mencabik-cabik Yaman, memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah sangat parah. Eskalasi kekerasan terbaru ini merupakan buntut dari serangan rudal yang diluncurkan kelompok Houthi dari Yaman menuju wilayah Israel.

Korban Berjatuhan, Rumah Sakit Kewalahan

Juru bicara Kementerian Kesehatan Houthi melalui media sosial X mengonfirmasi bahwa serangan udara tersebut telah menyebabkan sedikitnya enam orang tewas dan 86 lainnya terluka. Tim penyelamat terus berjuang mencari korban di bawah reruntuhan. Lonjakan pasien membanjiri rumah sakit yang sudah kekurangan pasokan medis dan tenaga medis.

Israel Klaim Targetkan Fasilitas Militer Houthi

Militer Israel dalam pernyataannya menyebut bahwa serangan udara menyasar kompleks militer yang menjadi lokasi istana kepresidenan, dua pembangkit listrik, dan sebuah lokasi penyimpanan bahan bakar milik Houthi. Mereka mengklaim serangan ini sebagai respons atas serangan rudal Houthi ke wilayah Israel.

"Serangan-serangan itu dilancarkan sebagai tanggapan atas serangan berulang kali oleh rezim teroris Houthi terhadap Negara Israell dan warga sipilnya, termasuk peluncuran rudal-rudal jenis permukaan-ke-permukaan dan UAV (drone) ke wilayah Israel dalam beberapa hari terakhir," demikian pernyataan resmi militer Israel.

Houthi Mengaku Bertanggung Jawab atas Serangan ke Israel

Pada Jumat (22/8), Houthi mengklaim telah menembakkan rudal balistik ke Israel sebagai bentuk dukungan terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Seorang pejabat Angkatan Udara Israel yang enggan disebut namanya menyatakan bahwa rudal tersebut kemungkinan membawa sub-munisi yang dirancang untuk meledak saat benturan. "Ini adalah pertama kalinya rudal semacam ini diluncurkan dari Yaman," ujarnya.

Eskalasi di Laut Merah dan Solidaritas dengan Gaza

Sejak konflik Israel-Hamas di Gaza berkecamuk pada Oktober 2023, Houthi yang didukung Iran telah meningkatkan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah. Mereka mengklaim aksi ini sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina.

Houthi Bersumpah Terus Mendukung Palestina

Abdul Qader al-Murtada, seorang pejabat senior Houthi, menegaskan bahwa kelompoknya akan terus bertindak dalam solidaritas dengan warga Palestina di Gaza, apa pun pengorbanannya. "(Israel) Harusnya mengetahui bahwa kami tidak akan meninggalkan saudara-saudara kami di Gaza, apa pun pengorbanannya," tegas Al-Murtada.

Serangan dan balasan antara Israel dan Houthi ini menjadi yang terbaru dalam eskalasi yang berlangsung lebih dari setahun, menambah lapisan kompleksitas pada konflik yang sudah menghancurkan Yaman.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment