Wali Kota Barcelona Terkejut, Ditolak Masuk Israel! Apa yang Terjadi?

Jaume Collboni, Wali Kota Barcelona, mendapati dirinya tak bisa menginjakkan kaki di Israel. Kejadian ini menambah panjang daftar ketegangan antara Barcelona dan Israel, yang dipicu serangkaian sikap terkait konflik di Jalur Gaza. Apa sebenarnya yang membuat orang nomor satu di Barcelona itu ditolak masuk?
Akar Penolakan
Barcelona Putus Hubungan dengan Israel
Keputusan Pemerintah Kota Barcelona untuk membekukan hubungan kelembagaan dengan Israel menjadi pemicu utama. Aksi ini adalah bentuk protes atas operasi militer Israel di Jalur Gaza, yang dinilai melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia. Pemutusan hubungan ini termasuk mengakhiri perjanjian persahabatan dan kerja sama dengan Kota Tel Aviv, yang sudah terjalin puluhan tahun. Langkah ini sontak menuai kritik dari kelompok pro-Israel dan sejumlah politisi di Spanyol.
Pernyataan Kontroversial Wali Kota Collboni
Tak hanya pemutusan hubungan, pernyataan keras Wali Kota Collboni terhadap kebijakan Israel juga memicu kemarahan. Collboni terang-terangan mengkritik kebijakan Israel terhadap Palestina dan menyerukan diakhirinya pendudukan wilayah Palestina. Ia juga mendukung solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian abadi di Timur Tengah. Meskipun mendapat dukungan dari sebagian pihak, pernyataan ini dianggap sebagai campur tangan urusan internal Israel dan mencerminkan ketidakadilan.
- Penolakan
Pengumuman Penolakan dari Kementerian Dalam Negeri Israel
Beberapa hari sebelum kunjungan dijadwalkan, Kementerian Dalam Negeri Israel secara resmi mengumumkan penolakan terhadap Wali Kota Collboni. Pengumuman itu disampaikan melalui surat resmi kepada Kedutaan Besar Spanyol di Tel Aviv. Dalam surat itu, Kementerian Dalam Negeri Israel menyatakan Collboni sebagai persona non grata (orang yang tidak diinginkan) dan dilarang masuk Israel. Keputusan ini didasarkan pada alasan keamanan nasional dan kepentingan politik.
Jadwal Kunjungan yang Batal
Awalnya, Wali Kota Collboni berencana mengunjungi Israel dan wilayah Palestina selama beberapa hari. Agendanya meliputi pertemuan dengan pejabat pemerintah Israel, perwakilan LSM, dan tokoh masyarakat Palestina. Ia juga berencana mengunjungi tempat-tempat penting, termasuk Yerusalem dan Tepi Barat. Namun, penolakan dari Kementerian Dalam Negeri Israel membuat seluruh jadwal itu dibatalkan.
Mengapa Israel Menolak Wali Kota Barcelona?
Respons atas Tuduhan Kejahatan Perang di Gaza
Pemerintah Israel tegas membantah tuduhan melakukan kejahatan perang di Jalur Gaza. Mereka berdalih operasi militer mereka bertujuan melindungi warga sipil Israel dari serangan roket dan terorisme Hamas. Namun, berbagai organisasi HAM internasional dan PBB melaporkan dugaan pelanggaran hukum internasional oleh kedua belah pihak dalam konflik tersebut.
Solidaritas dengan Palestina
Penolakan terhadap Wali Kota Collboni juga dipandang sebagai pesan bagi para pemimpin dunia yang bersimpati pada Palestina dan mengkritik kebijakan Israel. Pemerintah Israel berusaha menekan setiap bentuk dukungan terhadap perjuangan Palestina dan mempertahankan narasi mereka sendiri tentang konflik tersebut. Tindakan ini sering kali memicu kontroversi dan ketegangan diplomatik dengan negara lain.
Reaksi dan Dampaknya
Tanggapan Wali Kota Barcelona
Wali Kota Collboni menyatakan kekecewaannya atas penolakan tersebut. Dalam pernyataan resminya, ia menegaskan bahwa kunjungannya bertujuan membangun jembatan dialog dan memahami berbagai perspektif tentang konflik di Timur Tengah. Ia juga menyatakan bahwa penolakan ini tidak akan menghentikan upayanya memperjuangkan perdamaian dan keadilan bagi semua pihak. "Penolakan ini tidak akan membungkam suara kami," tegas Collboni dalam konferensi pers di Barcelona.
Dampak pada Hubungan Barcelona-Israel
Insiden ini kian memperburuk hubungan antara Barcelona dan Israel. Pemutusan hubungan kelembagaan dan penolakan terhadap Wali Kota Collboni telah menciptakan jarak yang signifikan antara kedua belah pihak. Dampaknya mungkin terasa dalam berbagai bidang, termasuk kerja sama ekonomi, budaya, dan pendidikan. Pemulihan hubungan ini di masa depan akan membutuhkan upaya besar dari kedua belah pihak.
Sorotan Internasional
Penolakan terhadap Wali Kota Collboni menuai reaksi beragam dari dunia internasional. Beberapa negara dan organisasi internasional menyatakan keprihatinan mereka atas tindakan Israel dan menyerukan diakhirinya pembatasan terhadap perjalanan para pejabat dan aktivis yang ingin mengunjungi wilayah Palestina. Sebaliknya, beberapa negara lain membela hak Israel untuk melindungi perbatasannya dan menolak campur tangan asing dalam urusan internal mereka.
Situasi Terkini di Gaza
Perang yang Berkecamuk Sejak Oktober 2023
Konflik antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza terus berlangsung sejak Oktober 2023, dengan intensitas yang naik turun. Ribuan orang tewas dan jutaan lainnya terpaksa mengungsi akibat perang ini. Kerusakan infrastruktur yang meluas dan krisis kemanusiaan yang parah telah menciptakan kondisi kehidupan yang sangat sulit bagi warga sipil di Gaza.
Krisis Kemanusiaan dan Kelaparan di Gaza
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memperingatkan tentang krisis kemanusiaan yang semakin memburuk di Jalur Gaza. Akses terhadap makanan, air bersih, dan layanan kesehatan sangat terbatas, dan jutaan orang menghadapi risiko kelaparan. Bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza sering kali terhambat oleh pembatasan yang diberlakukan oleh Israel, yang berdalih bahwa hal itu dilakukan untuk mencegah masuknya senjata dan bahan peledak ke wilayah tersebut.
Tanggapan PBB dan Penolakan Israel
PBB dan berbagai organisasi internasional telah menyerukan diakhirinya blokade terhadap Jalur Gaza dan dibukanya akses yang aman dan tanpa hambatan bagi bantuan kemanusiaan. Namun, Israel menolak sebagian besar seruan tersebut dan bersikeras bahwa mereka bertanggung jawab untuk menjaga keamanan perbatasannya. Sikap keras kepala Israel ini telah memicu kecaman luas dari komunitas internasional dan memperburuk ketegangan di wilayah tersebut.
Terlepas dari itu, berbagai pihak terus mengupayakan negosiasi gencatan senjata, dengan harapan dapat mengakhiri konflik dan mengurangi penderitaan warga sipil di Gaza. Ke depan, situasi kemanusiaan di Gaza memerlukan solusi komprehensif yang melibatkan semua pihak terkait, termasuk Israel, Palestina, dan komunitas internasional, untuk menjamin perdamaian dan stabilitas yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
Update: Informasi terbaru dari Anadolu Agency dan Yedioth Ahronoth (25 Agustus 2025) mengabarkan bahwa Kementerian Dalam Negeri Israel melarang Wali Kota Barcelona, Jaume Collboni, memasuki wilayahnya. Rencana kunjungan Collboni yang sedianya berlangsung Jumat (29 Agustus) mendatang pun dibatalkan. Menurut laporan, keputusan ini menyusul pernyataan Collboni yang dianggap menentang Israel, serta resolusi Dewan Kota Barcelona pada Mei 2024 yang memutuskan hubungan dengan Israel sebagai tanggapan atas kejahatan perang Israel di Jalur Gaza.